sabungayam7777.net – Ini Dia Sabung Ayam Amerika Latin, selain Indonesia, Thailand, dan Filipina, masih banyak negara lain yang memainkan permainan Sabung Ayam. Salah satunya adalah di Amerika Latin. Negara-negara seperti Kolumbia, Brazil, Meksiko, Kuba, Argentina dan Peru.

Ini Dia Sabung Ayam Amerika Latin

Masyarakat Amerika Selatan memang sudah lama menekuni permainan ini. Di Argentina contohnya, pertarungan sabung ayam sering terkait dengan cerita mistik. Seperti yang sudah anda ketahui, permainan sabung ayam merupakan pertarungan antara kedua ayam aduan. Biasanya, pemenang ditentukan apabila salah satu dari ayam aduan tersebut kabur, menyerah atau mati.

Sabung Ayam di Meksiko sangat populer dan bisa dikatakan legal. Hampir semua kota mempunyai satu arena resmi. Sementara itu, di Peru, sabung ayam hanya diperbolehkan di arena beralaskan pasir dan berbentuk bulat. Sabung ayam dibagi dua di Peru, yakni Paruh dan Spur. Dalam pertarungan spur, ayam yang dipertarungkan bisa secara bebas tanpa kategori berat.

Sedangkan di Kolombia, permainan sabung ayam kini sudah dilarang oleh pemerintah setempat. Dulunya, arena yang disediakan terbilang sangat mewah seperti layaknya arena tinju. Namun, tidak semua bagian Kolombia melarang permainan ini. Pertarungan sabung ayam di Kolombia tergolong sangat terkenal dan banyak turis yang tertarik dengan permainan ini.

Di Brazil sendiri, sabung ayam dikenal dengan sebutan rinha de lagos. Namun, permainan sabung ayam sudah dilarang sejak tahun 1934 oleh Presiden Brazil kala itu. Kendati demikian, menurut laporan Agen Sabung Ayam, masih banyak arena Sabung Ayam Online ilegal yang digelar di beberapa tempat yang tersembunyi.

Kalau dari Peru, ayam petarung peruvian juga sudah lama masuk ke Indonesia sebagai salah satu ayam petarung yang unggul. Namun, intensitas permainan sabung ayam di negara ini tidak begitu kuat. Melainkan di Kuba, sabung ayam sangat terkenal dan sudah ada sejak tahun 1737. Namun, pada tahun 1968, karena alasan perjudian, permainan sabung ayam sempat dilarang. Kemudian, pada tahun 1980, pemerintah baru kembali mengizinkannya. Bahkan mereka juga mengajak para peternak lokal untuk berpartisipasi.

Tidak hanya itu saja, di Kuba juga terdapat kompetisi nasional yang diikuti oleh para juragan ayam dari berbagai kelas. Dalam kompetisi itu, akan ada banyak peternak yang memamerkan hasil persilangan mereka. Kemudian mereka akan menjualnya kepada penawar harga paling tinggi. Ada berat minimum untuk ayam yang ingin berpartisipasi dalam kompetisi ini, yaitu ayam harus mempunyai berat minimal 3 Kg dan lawannya harus mempunyai berat yang sama.

Baca Juga : Ciri – Ciri Khas Ayam Aduan Aseel

 

You may also like

One Response Comment

Leave A Comment

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter a message.